Gema sholawat di kumandangkan untuk membangunkan insan yang lelap tertidur. Suara sangat indah membangkitkan Iman yang telah rapuh. Memang tidak semua orang yang tersentuh dengan syair-syair dan pujian terhadap Nabi akhir zaman yaitu Nabi besar Muhamad SAW. Walaupun berharap, gema syair itu dapat menyentuh hati bagi yang belum tersentuh hatinya dengan Nur Iman. Gema sholawat itu berkumandang menghiasi dinginnya subuh dan masih gelapnya malam.
Rabu, 08 Juli 2015
Sabtu, 06 Juni 2015
Berharap Cinta
Bedug Magrib hampir tiba, namun tak seperti biasanya syadad tidak segera bergegas kemesjid. Terlihat enggan melangkah. Rasa malas menyelimuti hati yang gundah. Pikirannya terpatri pada seorang wanita berkerudung biru. Wanita itu bernama Siti Sholehah. Wanita yang selalu di tunggu lewat depan rumahnya. Namun kini wanita itu tak kelihatan.
"Em..kenapa dia tidak lewat." Batinnya berkata.
Bedug magrib pun terdengar petanda waktu magrib telah tiba. Syadad segera berjalan cepat menuju masjid tidak jauh dari rumahnya. Lamunannya masih penuh harap. Mungkin setelah ba'da magrib Ia akan coba memberanikan diri untuk kerumah Siti Sholeha walaupun dengan alasan yang akan di buat-buat. Itulah cinta harus butuh pengorbanan.
Jumat, 15 Mei 2015
Kamis, 07 Mei 2015
Curhat Seorang Teman
Bulan separuh cukup indah ku lihat. Warnanya kuning ke merah-merahan. Terkadang tampak redup akibat terpapas awan hitam menggulung kecil. Malam memang tidak secerah malam kemarin. Malam aku rasakan sangat sunyi mencekam. Hanya suara binatang malam mendendangkan nyanyian malam menambah suasana begitu membangunkan bulu roma. Pukul hampir 23.00 malam. Tak terasa aku memandang keindahan bulan terpesona sehingga larut malam tiba. Mataku sudah mulai mengantuk. Berat rasanya untuk terus menatap rembulan. Aku suka dengan keindahannya, namun mataku tak mau kompromi, aku pun beranjak tidur.
Rabu, 09 April 2014
Senin, 07 April 2014
Udin Menerangkan Fikih Jihad
Pagi pun menyambut dengan cepatnya. Matahari mulai menunjukan wajahnya Adul pun seperti biasa selepas sholat subuh menuju ruang keluarga, dan mulai mengutak-atik remot tv nya. Acara yang Adul suka Program ceramah di salah atu staiu tv yang Ustadz nya mempunyai khas Jema'ah....Namun Adul terjebak di acara berita terkini alias berita pagi. "Berita apa yah hari ini yang terbaru" Kata Adul smbil bangun untuk membuat kopi dulu. Dengan kesukaan nya yang sering meminum kopi gak ada jadwalnya. Di lihatnya berita dengan khusyu nya. Namun Adul menggerutu dalam hati "Paling berita perang" celetuk Adul dalam hatinya. Benar juga berita yang mengenai peperangan di timur tengah di Suryiah, Palestina, pembantaian Umat Muslim di Rohingya, dan perang agama di Afrika, semua di sajikan dengan gamblangnya. Adul merasa miris di dalam hatinya, seraya berdoa "Ya Allah jagalah agamamu, berikan kekuatan kepada kaum Muslim yang di landa peperangan" Doa Adul di dalam hatinya sambil menghirup kopi yang punya rasa kapal api. "Orang Islam ko demen banget perang yah?" Besit Adul.
Langganan:
Postingan (Atom)





