Pagi itu di kampung babakan setu sangat indah. Suara burung bersiul melantunkan semangat juang para warganya. (Cerite nyang lalu) Sama halnya dari ujung jalan di perapatan itu tampak seorang wanita mengenakan kain kebaya sedang membawa sekeranjang pakaian yang akan dicuci di kali Ceherang. Wanita pembawa pakaian kotor itu bernama Siti Juleha.
Tampilkan postingan dengan label Cerita Silat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Silat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 Maret 2016
Senin, 21 Desember 2015
Bang Somad
Dengan berbekal keyakinan Bang Somad menuju kali angke. Tujuannya adalah untuk memperdalam ilmu kanuragan yang di ajarkan oleh Ki Sambrun sebagai guru besarnya. Di perintahkan oleh sang guru, harus berendam di kali angke selama sehari semalam.
Sesampainya di tepi kali Angke, Bang Somad memandang jauh ke hulu kali itu. Airnya tampak tenang, bahkan bisa di bilang bersih dari limbah dan kotoran sampah, maklum kali Angke adalah kali yang berjuluk "Tidak mau banjir jangan buang sampah dimari"
Bang Somad membuka bajunya. Hanya celana nantung yang ia kenakan. Badannya terlihat kekar, wajahnya berwibawa tapi yang membuat Bang Somad seperti orang culun adalah; Kumisnya yang separuh tebal dan separuhnya tipis, maklum Bang Somad suka iseng kalau sedang ngelamun sambil nyabutin bulu kumis.
Langganan:
Postingan (Atom)

