Tampilkan postingan dengan label cerpen sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen sedih. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Mei 2016

Adopsi Anakku

Suasana siang itu terasa panas aku rasakan sebagai supir angkutan umum. Rasa gelisah akan sepinya penumpang di hari ini. Aku berusaha bersyukur apa yang aku dapat, meskipun berharap banyak.

Jumat, 20 Mei 2016

Kursi Roda Latri


"Mah, kenapa sih, Latri jadi seperti ini?!" tanya Latri kepada Bunda, kenapa ia tidak bisa berjalan sedari kecil karena kedua kakinya mengecil. Sambil berjalan mengesot Latri duduk di samping sang Bunda.

Kamis, 07 Mei 2015

Curhat Seorang Teman

Bulan separuh cukup indah ku lihat. Warnanya kuning ke merah-merahan. Terkadang tampak redup akibat terpapas awan hitam menggulung kecil. Malam memang tidak secerah malam kemarin. Malam aku rasakan sangat sunyi mencekam. Hanya suara binatang malam mendendangkan nyanyian malam menambah suasana begitu membangunkan bulu roma. Pukul hampir 23.00 malam. Tak terasa aku memandang keindahan bulan terpesona sehingga larut malam tiba. Mataku sudah mulai mengantuk. Berat rasanya untuk terus menatap rembulan. Aku suka dengan keindahannya, namun mataku tak mau kompromi, aku pun beranjak tidur.